Kegiatan Pelatihan Keadilan Gender Bagi Generasi Muda Lintas Iman


Tanggal Upload: 20-06-2018
Pukul : 12.44 WIB

PALANGKA RAYA - Keadilan gender adalah masalah hak asasi manusia. Tanpa keadilan gender, kita akan terus menyaksikan orang-orang yang memiliki gender yang berbeda akan diperlakukan lebih rendah dan tidak manusiawi. Persoalan ini mendorong STAKN Palangka Rayauntuk mengadakan pelatihan keadilan gender bagi generasi muda yang berasal dari berbagai agama. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Pusat Kajian Gender Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Jakarta atau (STT Jakarta). Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Aula STAKN Palangka Raya Sabtu 2 Juni 2018 lalu diikuti oleh kurang lebih 100 orang pemuda dari berbagai perguruan tinggi se-Kota Palangka Raya dan dari organisasi pemuda dari berbagai agama difasilitasi oleh 3 orang narasumber, yakni Yosef Riyan Korbarri aktivis Lembaga Arus Pelangi Jakarta yang memperkenalkan mengenai SOGIESC (Sexual Orientation, Gender Identity and Expression atau Orientasi Seksual, Identitas Jender dan Ekspresi Jender), Stephen Suleeman dari Pusat Kajian Gender STFT Jakarta yang memaparkan mengenai Pandangan Kristen tentang Gender dan Seksualitas, dan Aan Ashori, tokoh pemikir Islam dan aktivis Gusdurian yang memaparkan mengenai Pandangan Islam tentang Gender dan Seksualitas.

Kegiatan ini bertujuan membangkitkan kesadaran generasi muda terhadap masalah-masalah yang sangat serius yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia yang disebabkan oleh ketidaktahuan warganya tentang masalah keberagaman gender dan orientasi seksual dan identitas serta ekspresi gender dan sekaligus mendidik orang-orang muda agar kesadaran mereka menjadi terbuka tentang kesetaraan gender. Sebab masa depan ada ditangan kaum muda.

Peserta sangat antusias dengan kegiatan ini karena mereka merasa bahwa ini kesempatan pertama mempelajari hal yang bagi mereka sangat baru sekaligus menantang. Penyelenggara berharap agar kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan agar semakin banyak generasi muda yang memiliki kesadaran yang terbuka terhadap isu keadilan gender.

Kembali >